Jakarta, VertaNews.com – Layanan permohonan paspor yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat di kawasan Car Free Day (CFD) Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Pada pelaksanaan layanan Minggu (19/7), kuota 100 pemohon yang terdiri atas 90 pendaftar melalui aplikasi M-Paspor dan 10 kuota walk-in prioritas bagi lanjut usia serta anak-anak telah terpenuhi dalam waktu kurang dari dua jam sejak pelayanan dibuka.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan keimigrasian yang hadir di luar hari kerja menjadi alternatif yang diminati, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
Salah seorang pemohon mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut karena proses pengurusan paspor dapat dilakukan pada hari libur.
“Pelayanannya cepat dan prosesnya juga mudah karena sebagian besar sudah dilakukan secara digital. Kami tidak perlu mengganggu waktu bekerja karena bisa mengurus paspor pada hari Minggu sambil menikmati suasana Car Free Day,” ujar salah seorang pemohon.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta Pamuji Raharja, yang meninjau langsung pelaksanaan layanan, mengatakan inovasi pelayanan di kawasan CFD merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperluas akses pelayanan publik.
“Kami terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai inovasi. Antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Pamuji kepada Jurnalis Mitra Imigrasi dan Pemasyarakatan (JMIP).
Menurutnya, pemanfaatan akhir pekan untuk pelayanan paspor merupakan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat yang memiliki aktivitas padat pada hari kerja.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Rakha Sukma Purnama menyampaikan bahwa tingginya jumlah pemohon menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami bersyukur layanan ini mendapat respons yang sangat baik. Seluruh petugas bekerja dengan semangat memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan efisien. Kepercayaan masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus kami jaga melalui pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar Rakha di tempat yang sama.
Selain melayani permohonan paspor baru maupun penggantian paspor, petugas juga memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait penggunaan aplikasi M-Paspor serta memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar operasional.
Program pelayanan paspor di kawasan CFD merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat melalui pendekatan jemput bola.
Dengan memanfaatkan ruang publik sebagai lokasi pelayanan, masyarakat dapat mengurus paspor tanpa harus mengganggu aktivitas kerja pada hari biasa, sekaligus memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih praktis, nyaman, dan efisien.
Keberhasilan penyelenggaraan layanan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan keimigrasian sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap berbagai inovasi pelayanan publik yang terus dikembangkan Direktorat Jenderal Imigrasi. (GMO)












