Berita  

CFD Jakarta Makin Lengkap, Selesai Lari Langsung Urus Paspor

Jakarta, VertaNews.com – Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman–MH Thamrin, Jakarta, Minggu pagi, kali ini terasa berbeda.

Bukan hanya dipadati warga yang berolahraga, lokasi tersebut juga dipenuhi masyarakat yang rela mengantre untuk mengurus paspor melalui program Pasporia dari Direktorat Jenderal Imigrasi.

Layanan yang dibuka oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan itu menjadi magnet baru di tengah aktivitas akhir pekan warga Ibu Kota.

Berlokasi di area Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi dan Gedung Wisma KEIAI, masyarakat dapat mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor secara walk in, tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau mengambil cuti pada hari kerja.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Banyak pengunjung CFD memanfaatkan kesempatan tersebut usai menyelesaikan olahraga.

Salah satunya Tiari Parasdia, yang mengaku akhirnya bisa mengurus paspor setelah sebelumnya kesulitan memperoleh jadwal pelayanan.

“Pelayanannya benar-benar memudahkan. Sebelumnya saya sudah beberapa kali mencoba mendapatkan jadwal, tetapi belum berhasil,” ungkap Tiari.

“Begitu tahu ada Pasporia di CFD, saya langsung datang. Prosesnya cepat dan petugas juga sangat membantu memberikan arahan,” lanjutnya.

Menurutnya, layanan akhir pekan seperti ini menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi.

“Kami yang bekerja sangat terbantu karena bisa mengurus paspor di hari libur. Jadi selesai olahraga, urusan administrasi juga langsung selesai tanpa mengganggu aktivitas kerja,” katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat Iqbal Ma’ruf mengatakan Pasporia merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin mudah diakses masyarakat. Pasporia menjadi salah satu inovasi agar masyarakat dapat mengurus paspor dengan lebih fleksibel tanpa harus mengorbankan waktu kerja maupun aktivitas produktif lainnya,” ujar Iqbal dalam siaran persnya, Senin (6/7).

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelayanan tetap dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku dengan mengedepankan kecepatan, transparansi, serta kenyamanan pemohon.

Menurut Iqbal, konsep pelayanan jemput bola seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang adaptif terhadap gaya hidup masyarakat perkotaan.

Kehadiran Pasporia di ruang publik sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan keimigrasian kini tidak lagi identik dengan antrean panjang di kantor pelayanan. Masyarakat dapat menikmati layanan negara dengan cara yang lebih praktis, modern, dan efisien.

Program ini pun kembali membuktikan bahwa akhir pekan kini tidak hanya dimanfaatkan warga Jakarta untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi kesempatan menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi negara dalam satu waktu. (GMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *