Berita  

23 Juta Perempuan Jadi Nasabah Mekaar, PNM Raih Apresiasi Pemberdayaan Ekonomi

Jakarta, VertaNews.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali mendapat pengakuan atas kiprahnya dalam memberdayakan perempuan prasejahtera.

Perusahaan itu menerima penghargaan Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment berkat dinilai berhasil menghadirkan dampak nyata bagi penguatan ekonomi keluarga melalui pembiayaan ultra mikro.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai konsisten membangun kemandirian ekonomi perempuan, bukan hanya melalui akses permodalan, tetapi juga lewat pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Hingga Mei 2026, PNM telah melayani lebih dari 23 juta nasabah aktif, yang seluruhnya merupakan perempuan prasejahtera.

Jumlah tersebut menjadikan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) sebagai salah satu model pemberdayaan perempuan terbesar di dunia berbasis pembiayaan kelompok.

Wakil Direktur Utama PNM, Sunar Basuki, mengatakan pembiayaan hanyalah salah satu bagian dari proses pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

“Yang kami bangun bukan sekadar akses modal, tetapi juga kemampuan usaha, literasi keuangan, hingga rasa percaya diri agar para nasabah mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Sunar dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, setiap nasabah Mekaar memperoleh pendampingan rutin melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Dalam forum tersebut, mereka mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga saling berbagi pengalaman sebagai pelaku usaha ultra mikro.

Selain pembiayaan tanpa agunan, PNM juga memberikan pelatihan kewirausahaan, literasi digital melalui aplikasi PNM Digi, pendampingan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga fasilitasi sertifikasi halal.

Pendekatan tersebut dinilai menjadi pembeda dibanding lembaga pembiayaan lainnya karena menempatkan peningkatan kapasitas pelaku usaha sebagai bagian dari proses pemberdayaan.

Mayoritas nasabah Mekaar merupakan ibu rumah tangga yang memulai usaha dari skala kecil, mulai dari kuliner, perdagangan, kerajinan, hingga jasa rumahan.

Seiring berkembangnya usaha, mereka mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar.

PNM menilai penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pentingnya investasi pada perempuan sebagai penggerak ekonomi nasional.

Melalui penguatan usaha ultra mikro, perusahaan berharap semakin banyak perempuan mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. (GMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *