Tangerang, VertaNews.com – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang, Irhamuddin tiba-tiba turun langsung ke blok hunian warga binaan.
Kedatangan orang nomor 1 di Rutan Tangerang itu untuk mendengarkan keluhan, masukan, sekaligus memastikan kondisi warga binaan tetap aman dan kondusif.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pelayanan pemasyarakatan yang lebih humanis dan responsif.
Kunjungan yang berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, itu menjadi momentum bagi pimpinan Rutan untuk berinteraksi secara langsung dengan warga binaan tanpa sekat. Irhamuddin bersama jajaran menyambangi kamar-kamar hunian guna mengetahui kondisi riil yang terjadi di dalam rutan.
Menurut Irhamuddin, pelayanan yang baik tidak cukup hanya melalui laporan administrasi, tetapi harus dibangun melalui komunikasi langsung dengan warga binaan.
“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak-haknya secara layak,” kata Irhamuddin dalam keterangannya, Jumat (26/6).
“Karena itu kami turun langsung untuk mendengar setiap aspirasi, melihat kondisi sebenarnya, sekaligus memastikan berbagai pelayanan berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Ia menegaskan setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, hingga fasilitas pendukung di lingkungan Rutan Kelas I Tangerang.
“Setiap kritik dan masukan menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah. Kami ingin membangun budaya pelayanan yang terbuka, cepat merespons persoalan, sekaligus menghadirkan suasana hunian yang aman, bersih, nyaman, dan mendukung proses pembinaan,” katanya.
Selain menyerap aspirasi, Irhamuddin juga mengajak seluruh warga binaan menjaga kebersihan blok hunian, mematuhi tata tertib, serta menciptakan lingkungan yang harmonis agar proses pembinaan dapat berlangsung secara optimal.
Kehadiran Karutan mendapat respons positif dari warga binaan. Salah seorang warga binaan berinisial MM mengaku merasa lebih diperhatikan karena pimpinan Rutan bersedia datang langsung untuk mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Kami merasa dihargai karena bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Karutan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena membuat kami merasa lebih diperhatikan selama menjalani pembinaan,” ungkap MM.
Melalui pendekatan dialogis tersebut, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembinaan sekaligus menciptakan lingkungan rutan yang semakin kondusif. (GMO)












