Cilegon, VertaNews.com – Ada yang berbeda dalam gelaran Car Free Day (CFD) di Kota Cilegon akhir pekan ini. Di tengah ribuan warga yang berolahraga dan menikmati suasana pagi, hadir layanan publik yang langsung mencuri perhatian masyarakat.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon bersama Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Cilegon menghadirkan layanan kesehatan gratis dan konsultasi keimigrasian dalam kegiatan Lapor Sapa Car Free Day.
Program ini langsung disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatan sekaligus mendapatkan informasi layanan paspor.
Sejak pagi, area pelayanan dipadati masyarakat yang ingin memanfaatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
Petugas kesehatan memberikan layanan pemeriksaan dasar, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan secara langsung kepada warga yang hadir.
Di lokasi yang sama, petugas Imigrasi Cilegon juga membuka layanan konsultasi keimigrasian dan informasi pengurusan paspor yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Aditya Triputranto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa memperoleh layanan keimigrasian sekaligus pemeriksaan kesehatan dalam satu tempat,” ujar Aditya.
Menurutnya, kegiatan Lapor Sapa menjadi sarana memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Pelayanan publik harus mampu hadir di tengah masyarakat. Karena itu kami terus mendorong berbagai inovasi agar layanan pemerintah semakin mudah diakses, terbuka, dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Kolaborasi antara Imigrasi Cilegon dan Lapas Cilegon tersebut menjadi contoh sinergi pelayanan lintas instansi yang tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga kepedulian sosial.
Kehadiran layanan kesehatan gratis dinilai memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan CFD.
Selain menjaga kebugaran melalui olahraga, warga juga dapat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya.
Suasana pelayanan berlangsung hangat dan penuh interaksi. Warga yang datang tidak hanya mendapatkan pelayanan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta pemahaman terkait layanan keimigrasian.
Program ini sekaligus memperlihatkan transformasi pelayanan publik yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan memanfaatkan ruang publik seperti CFD, layanan pemerintah menjadi lebih dekat, lebih mudah diakses, dan mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon dan Lapas Kelas IIA Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang cepat, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (GMO)












