Berita  

MMIX Bangun Pabrik Popok Raksasa, Kuasai Pasar Bayi Nasional Lewat Indomaret dan Alfamart

Jakarta, VertaNews.com – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengubah arah bisnisnya secara agresif.

Emiten yang selama ini dikenal sebagai distributor produk kesehatan dan personal care itu kini resmi masuk ke sektor manufaktur dengan membangun pabrik popok bayi dan menjadikan merek MIUBaby sebagai salah satu ujung tombak ekspansi bisnis perusahaan.

Langkah tersebut sekaligus menandai transformasi MMIX dari perusahaan distribusi menjadi produsen terintegrasi yang mengendalikan proses bisnis mulai dari produksi hingga distribusi ke jaringan ritel modern nasional.

Produk popok bayi MIUBaby saat ini telah masuk ke jaringan minimarket terbesar di Indonesia, yakni Indomaret dan Alfamart, yang menjadi kanal utama penetrasi pasar perusahaan.

Corporate Secretary MMIX, Synthia Wijaya, mengatakan ekspansi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat posisi di sektor consumer goods yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.

“Segmen personal care, khususnya produk bayi, menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis perseroan karena memiliki potensi pasar yang terus berkembang,” kata Synthia dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, MMIX membentuk perusahaan patungan bernama PT Multi Nice Paper Indonesia bersama perusahaan asal Tiongkok, Fujian Nice Paper.

Melalui perusahaan patungan itu, MMIX tengah menyelesaikan pembangunan pabrik popok bayi di Tangerang, Banten.

Pada tahap awal, fasilitas tersebut akan mengoperasikan satu lini produksi dengan kapasitas sekitar 72.000 popok per hari.

Dalam rencana jangka panjang, kapasitas produksi akan diperluas hingga 10 lini produksi dengan potensi output mencapai 1,8 miliar popok per tahun.

Manajemen meyakini produksi lokal akan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pengendalian kualitas, sekaligus menekan biaya produksi.

MMIX menargetkan lini bisnis popok bayi menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perusahaan mulai tahun ini.

Perseroan memperkirakan segmen baby care dapat menyumbang sekitar 40 hingga 50 persen dari total pendapatan sepanjang 2026.

Target tersebut didorong oleh pertumbuhan pasar produk bayi yang dinilai masih menjanjikan, ditambah meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk perawatan bayi dengan harga yang kompetitif.

MIUBaby sendiri dipasarkan dengan teknologi Triple Core SAP yang diklaim memiliki daya serap tinggi dan desain lebih tipis untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan.

Transformasi MMIX menjadi produsen dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah bisnis perusahaan.

Selain menguasai distribusi melalui jaringan ritel modern, perusahaan kini mulai membangun basis manufaktur sendiri yang memungkinkan margin usaha lebih besar dibanding model bisnis distribusi semata.

Perubahan model bisnis tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat saham MMIX mendapat perhatian pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan pembangunan pabrik baru, ekspansi ke sektor baby care, serta dukungan distribusi nasional melalui jaringan minimarket modern, MMIX tengah menyiapkan diri untuk menjadi salah satu pemain utama di industri popok bayi Indonesia. (GMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *