Berita  

Viral Video Perusakan Spion Mobil di Tol JORR, Polisi Ungkap Mulai Lakukan Penyelidikan

Jakarta, VertaNews.com – Sebuah video viral di media sosial, diduga sopir taksi online melakukan perusakan pada spion mobil pengendara lain di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @peteratindra dan mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam kronologi yang ia bagikan, terduga sopir taksi online tersebut mengendarai mobil Sigra dengan nomor polisi B 1557 WIM yang mencoba untuk menyalip.

“Dia kemungkinan bermaksud untuk menyalip dari kiri, karena tidak bisa, si pengemudi emosi dan menyalip dari kanan,” ujar pemilik akun dalam video yang diunggah pada Rabu, 27 Mei 2026.

Saat mobil menyalip, senggolan tak bisa dihindari sehingga membuat spion pada mobil Sigra terlepas.

Rusak Spion dengan Kunci Roda

Terlihat dalam video yang kini sudah diputar lebih dari 1 juta kali itu, pemilik mobil Sigra turun sambil membawa kunci roda.

Ia kemudian terekam kamera melakukan perusakan pada spion bagian kanan.

“Mungkin karena kesal, pengemudi tersebut turun dan melakukan perusakan ke spion dan mobil saya menggunakan kunci roda yang dia ambil dari dalam mobilnya,” ungkapnya.

“Setelah melakukan perusakan tersebut, si pengemudi kabur,” imbuhnya.

Tak hanya mobil yang dirusak, ia juga mengaku mendapat ancaman yang dilontarkan oleh terduga pelaku.

“Pelaku sempat melontarkan ancaman dan menantang untuk bunuh-bunuhan,” sambungnya.

Respons Gojek Indonesia

Menilik dari kolom komentar, terlihat pengunggah video membagikan update terbaru dari Gojek Indonesia yang menjadi perusahaan mitra bernaung terduga pelaku.

“Update terbaru ya, pihak Gojek Indonesia sudah menghubungi saya dan sudah dilakukan suspend pada driver ini,” jelasnya.

Menurut keterangannya, pihak Gojek juga akan melakukan investigasi tentang kejadian tersebut.

Penyelidikan oleh Kepolisian

Seemntara itu, pihak kepolisian dari Ditlantas polda Metro Jaya membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa seperti dalam video yang viral.

“Kronologisnya masih kami selidiki,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 28 Mei 2026.

Sebelumnya, korban mengaku sudah sempat ke Polsek Kebayoran Lama untuk melakukan laporan terkait peristiwa tak menyenangkan yang ia alami tersebut.

“Pas malam kejadian sudah ke Polsek Kebayoran Lama, tapi unit Reskrimnya sedang tidak di tempt karena sedang ada bantu penyekatan arus kendaran dan disuruh menunggu,” jelasnya.

“Saat itu tidak tahu kapan baliknya, akhirnya balik ke rumah karena udah terlalu malam dan ada urusan lainnya juga. Insya Allah akan segera proses buat LP karena hari ini sedang tidak bisa kembali ke Polsek wilayah hukum TKP,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *