Berita  

Senam Pagi Sambil Bikin Paspor Hanya di Pasporia Imigrasi Jakarta Timur.

Jakarta, VertaNews.com – Mengurus paspor kini tak lagi identik dengan antrean panjang di kantor imigrasi. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur menghadirkan konsep pelayanan yang berbeda melalui Pasporia, layanan paspor jemput bola yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (28/6/2026).

Mengusung konsep pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat, Pasporia tidak hanya membuka layanan pembuatan dan penggantian paspor, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik seperti senam bersama instruktur profesional, pembagian snack, hingga suvenir bagi para pengunjung yang mampir ke booth Imigrasi Jakarta Timur.

Layanan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dengan kuota 50 permohonan paspor, termasuk 10 kuota khusus bagi masyarakat yang melakukan pendaftaran langsung (offline) di lokasi.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Salah satunya datang dari Sartika, warga Jakarta Timur yang memanfaatkan layanan tersebut bersama keluarganya untuk memperpanjang paspor elektronik (e-Paspor) dengan masa berlaku 10 tahun.

Total lima anggota keluarganya mengikuti layanan Pasporia.
Menurut Sartika, proses pelayanan berlangsung sangat cepat karena sebagian besar tahapan telah dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, sehingga proses verifikasi hingga pengambilan foto hanya membutuhkan waktu singkat.

“Pelayanannya luar biasa cepat. Kami datang berlima dan semuanya berjalan lancar. Petugas sangat ramah, prosesnya juga singkat. Saya benar-benar tidak menyangka bisa mengurus paspor sambil menikmati suasana Car Free Day. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan,” ujar Sartika yang memberi testimoni di acara tersebut.

Ia mengaku sebelumnya pernah mengurus dokumen perjalanan di daerah dan merasakan perbedaan yang cukup signifikan.
Menurutnya, pelayanan Imigrasi Jakarta Timur jauh lebih cepat, modern, dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
Sartika juga sempat menanyakan mengenai penerbitan paspor 10 tahun untuk anak-anak.

Namun petugas menjelaskan bahwa ketentuan tersebut belum dapat diterapkan karena identitas biometrik anak masih mengalami perubahan seiring pertumbuhan.

Paspor yang diperpanjang tersebut, lanjut Sartika, akan digunakan untuk perjalanan ke Korea Selatan setelah sebelumnya dirinya pernah melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk ibadah umrah, serta berkunjung ke Singapura dan Malaysia.

Selain pelayanan paspor, booth Pasporia juga dipadati masyarakat yang mengikuti senam pagi bersama instruktur, menikmati snack gratis, hingga membawa pulang berbagai suvenir yang disediakan Imigrasi Jakarta Timur sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, Pungki Handoyo, mengatakan Pasporia merupakan inovasi pelayanan yang menggabungkan kemudahan layanan keimigrasian dengan pendekatan yang lebih humanis dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang bukan hanya cepat dan mudah, tetapi juga menyenangkan. Melalui Pasporia, masyarakat dapat mengurus paspor tanpa harus meninggalkan aktivitas akhir pekan mereka,” jelas Pungki, Senin (29/6/2026).

Kehadiran senam bersama, snack, dan suvenir merupakan bentuk keramahan kami agar masyarakat merasakan pengalaman pelayanan publik yang berbeda dan semakin dekat dengan Imigrasi,” ujar Pungki.

Menurutnya, layanan jemput bola seperti Pasporia menjadi bagian dari transformasi pelayanan Direktorat Jenderal Imigrasi yang terus mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan menghadirkan layanan di ruang publik, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengurus dokumen perjalanan secara praktis tanpa harus datang ke kantor imigrasi pada hari kerja.

Program Pasporia juga menjadi bukti bahwa pelayanan keimigrasian tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman pelayanan publik yang cepat, ramah, dan semakin dekat dengan masyarakat. (GMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *