Jakarta, VertaNews.com – Kadiyono resmi mendapat amanah baru sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, jabatan strategis yang akan berada di garis depan transformasi digital sistem pemasyarakatan nasional.
Penunjukan tersebut berlangsung di tengah upaya pemerintah mempercepat modernisasi layanan pemasyarakatan, penguatan tata kelola berbasis teknologi, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
Jabatan baru yang diemban Kadiyono memiliki peran penting dalam pengembangan sistem informasi pemasyarakatan, integrasi data nasional, penguatan keamanan siber, hingga perluasan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun mitra strategis lainnya.
Penempatan Kadiyono dinilai menjadi bagian dari langkah memperkuat fondasi digital di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang saat ini menghadapi tuntutan peningkatan kualitas layanan dan pengawasan berbasis teknologi.
Transformasi digital menjadi salah satu agenda besar yang terus didorong dalam sistem pemasyarakatan Indonesia.
Penggunaan teknologi informasi dinilai semakin penting untuk mendukung pengelolaan data warga binaan, sistem pembinaan, pengawasan keamanan, hingga pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan.
Dalam posisi barunya, Kadiyono akan memimpin berbagai program pengembangan teknologi yang menjadi tulang punggung operasional pemasyarakatan modern.
Selain aspek teknologi, Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan juga memiliki tugas memperluas jejaring kolaborasi dengan kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, sektor swasta, serta organisasi internasional.
Kadiyono dikenal sebagai pejabat yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan pemasyarakatan.
Rekam jejaknya dalam berbagai posisi strategis dinilai menjadi modal penting untuk mengawal agenda digitalisasi yang kini menjadi kebutuhan mendesak.
Sejumlah kalangan di lingkungan pemasyarakatan menilai penugasan tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat modernisasi sistem yang selama ini terus dikembangkan.
Transformasi berbasis teknologi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan efisiensi birokrasi, tetapi juga memperkuat pengawasan, memperbaiki kualitas layanan, serta mendukung pembinaan warga binaan yang lebih terukur.
Tantangan Baru Pemasyarakatan
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan dituntut mampu menghadirkan sistem yang aman, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi.
Kadiyono diharapkan mampu mendorong percepatan digitalisasi di seluruh lapas dan rutan, sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor yang menjadi salah satu kunci keberhasilan reformasi pemasyarakatan.
Penunjukan ini sekaligus menandai babak baru penguatan teknologi informasi dalam sistem pemasyarakatan nasional, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu fokus utama dalam agenda reformasi birokrasi dan modernisasi layanan publik.
“Segenap keluarga besar Lapas Kelas I Madiun mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada Bapak Kadiyono, atas dilantiknya sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah, tugas pengabdian serta menghadirkan inovasi dan kolaborasi yang membawa kemajuan bagi Pemasyarakatan Indonesia,” tulis akun IG lapas1madiun, Senin (8/7/2026).
“Selamat mengembang amanah baru. Bapak kadiyon. Semoga selalu diberikan kemudahan dan keberkahan di setiap langkah pengabdian,” tulis akun IG @rutanmagetan.
“Selamat dan sukses selalu Bapak,” tulis akun IG @lapas_pemuda_madiun. (GMO)












