Berita  

Lapas Cilegon Buka Pengobatan Gratis untuk Keluarga Warga Binaan

Cilegon, VertaNews.com – Lapas Kelas IIA Cilegon menggelar program pengobatan gratis bagi keluarga warga binaan melalui Klinik Pratama Lapas Cilegon.

Program ini menjadi langkah nyata memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat pendekatan pemasyarakatan yang lebih humanis.

Kegiatan tersebut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pengobatan dasar bagi keluarga warga binaan yang datang ke lingkungan lapas.

Program ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan secara gratis.

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, Lapas Cilegon memilih menghadirkan pelayanan langsung kepada kelompok yang selama ini sering berada di balik sorotan, yakni keluarga warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menegaskan bahwa keluarga warga binaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan.

“Kami memandang keluarga warga binaan sebagai bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan perhatian dan akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Karena itu kami menghadirkan program ini sebagai bentuk kepedulian nyata,” ujar Raja Ismael, Rabu (10/6)

Menurutnya, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya ditentukan oleh program yang berjalan di dalam lapas, tetapi juga oleh dukungan keluarga di luar lapas.

“Ketika keluarga dalam kondisi sehat dan kuat, mereka dapat memberikan dukungan moral yang lebih baik kepada warga binaan. Itu menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial,” katanya.

Program pengobatan gratis tersebut juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan pemasyarakatan yang tidak lagi hanya berfokus pada aspek keamanan dan pembinaan, tetapi juga pada kontribusi sosial yang lebih luas kepada masyarakat.

Selain memberikan layanan medis, kegiatan ini menjadi ruang interaksi positif antara petugas pemasyarakatan dan keluarga warga binaan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan serta membangun kepercayaan publik terhadap layanan pemasyarakatan.

Lapas Cilegon memastikan program pelayanan sosial berbasis kesehatan akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pemasyarakatan yang lebih inklusif, responsif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa fungsi pemasyarakatan tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya. (GMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *