Bogor Jadi Tuan Rumah Musabaqah Azan Nusantara Mendunia II pada Muharram 1448 H
Vertanews.com/ Kabupaten Bogor kembali mendapat kehormatan sebagai tuan rumah ajang nasional dan internasional melalui penyelenggaraan Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II Mendunia yang akan digelar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Raya Nurul Wathon Bogor dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 tahun.Ketua Umum Masjid Raya Nurul Wathon Bogor, H. Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor untuk menjadi tuan rumah event berskala nasional dan internasional tersebut.“Kami bersyukur pada PHBI Tasyakur dan Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Bogor pada Hari Jadi Bogor ke-544 tahun karena mendapat kehormatan sebagai tuan rumah event nasional dan internasional Musabaqah Azan Nusantara II Mendunia,” ujar Ajat Rochmat Jatnika dalam konferensi pers, Jumat (15/5/2026).Ajat menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan peluncuran berbagai program nasional dan internasional yang akan berlangsung bersamaan dengan puncak perayaan Tahun Baru Islam pada 16 Juni 2026 mendatang.
Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Panitia Daerah, H. TB. Irwan Kurniawan menilai Kabupaten Bogor layak dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan besar tersebut karena berbagai capaian pembangunan, termasuk di bidang mental spiritual dan keagamaan.Menurutnya, keberadaan Masjid Nurul Wathon menjadi salah satu role model masjid terbaik yang mendukung pengembangan program kemasjidan nasional.“Kami mendapatkan arahan dan restu Bupati Bogor yang sangat fokus dan serius menata pembangunan keumatan dan kemasjidan di Bogor.
Karena itu, DMI Bogor bersama perangkat terkait dapat mewujudkan Bogor sebagai teladan dan barometer Program Satu Data Masjid Indonesia dan pemberdayaannya,” kata Irwan.Di sisi lain, Ketua Panitia Nasional sekaligus Founder/CEO ISalaam Connecting Ummah Apps, Munawar Fuad Noeh mengatakan momentum Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi dan hijrah menuju perubahan yang lebih baik.“Momen Tahun Baru Islam sangat tepat untuk mensyukuri segala nikmat karunia sekaligus melakukan introspeksi dan otokritik dengan berkontemplasi bagaimana berhijrah menuju perbaikan dalam segala aspek baik secara pribadi, keluarga maupun masyarakat, terkhusus bagi para pemimpin,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga meluncurkan sejumlah program nasional, di antaranya Program Nasional Satu Data Masjid Indonesia Terintegrasi, Gerakan Nasional Masjid Berbasis Unit Pengumpulan Zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat, Program Transformasi Digital Manajemen Masjid Indonesia, serta bazar produk UMKM dan industri halal bertajuk Masjid Preneur dan Serambi Masjid.Selain itu, puncak acara akan menghadirkan Grand Final Musabaqah Azan Nusantara Mendunia II dengan berbagai hadiah menarik seperti ibadah umrah, wisata religi, uang pembinaan, hampers, sertifikat, hingga piala kehormatan.Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia di dalam maupun luar negeri untuk mengikuti kompetisi tersebut dengan mengirimkan karya video kreatif gema muazin bertema “Persaudaraan, Damai dan Harmoni untuk Semesta”.Pendaftaran dan pengiriman video dibuka mulai 17 Mei hingga 7 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Informasi pendaftaran dapat diakses melalui tautan pendaftaran resmi MAN II atau menghubungi panitia di nomor 0857-1439-1404.Kegiatan ini turut melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya MPR RI, Bappenas RI, Kementerian Agama RI, Kementerian Haji dan Umrah RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, BAZNAS RI, DMI, MUI, TVRI serta sejumlah korporasi pendukung lainnya.


