:
JAKARTA, VertaNews.com – Setelah sukses mencuri hati ribuan penikmat musik di Jakarta melalui empat edisi sebelumnya, fenomena nostalgia musik “Kaset80an” kini siap memperluas jangkauannya. Rangkaian tur bertajuk Retro Groove Tour 2026 ini akan menyambangi dua kota budaya, Yogyakarta dan Semarang, pada 5-6 Juni 2026. Bukan sekadar konser biasa, acara ini mengusung misi untuk menghidupkan kembali kehangatan era 80-an sambil membangun jembatan emosional antara generasi tua dan muda.
Tur ini akan menghadirkan deretan legenda musik Indonesia yang karya-karyanya telah menjadi soundtrack kehidupan banyak orang, seperti Sandro Tobing, Rita Effendy, Emile S. Praja, dan Ichwan Thoha. Penonton diajak untuk bernyanyi bersama, berdansa, dan larut dalam suasana santai di Tip Tap Toe Cafe, Yogyakarta (Jumat, 5/6), dan Tectona Cafe, Semarang (Sabtu, 6/6).
Lebih dari Sekadar Nostalgia: Musik untuk Kemanusiaan
Salah satu daya tarik utama tur kali ini adalah tema khusus “Kaset80an for Humanity” yang diangkat di Yogyakarta. Penyelenggara berkomitmen bahwa musik memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan sosial. Sebagian dari hasil penjualan tiket akan disalurkan kepada yayasan sosial setempat sebagai bentuk kepedulian nyata.
Seorang perwakilan penyelenggara mengungkapkan filosofi di balik gerakan ini:
“Kami percaya bahwa musik era 80-an tidak hanya tentang kenangan pribadi, tetapi juga tentang nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Melalui tema ‘For Humanity’, kami ingin membuktikan bahwa nostalgia bisa menjadi alat untuk berbagi kasih. Setiap tiket yang dibeli bukan hanya membeli hiburan, tetapi juga berkontribusi langsung bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah cara kami mengembalikan ‘rasa’ pada musik, di mana seni bertemu dengan empati,” ujarnya dalam rilis resmi.
Menjembatani Generasi: Dari Orang Tua ke Anak Muda
Penyelenggara juga menyoroti pentingnya memperkenalkan khazanah musik lokal klasik kepada generasi Z dan Alpha. Di tengah gempuran musik digital modern, lagu-lagu lawas dengan instrumen organik dan lirik puitis dinilai masih memiliki tempat istimewa.
“Seringkali kita melihat anak muda hari ini kehilangan koneksi dengan akar musik bangsa mereka. Padahal, lagu-lagu karya Pak Emile atau Ibu Rita memiliki kedalaman rasa yang jarang ditemukan di musik pop instan saat ini. Kami ingin menciptakan ruang di mana seorang ayah bisa mengenalkan lagu favoritnya kepada anaknya, dan mereka bisa menikmatinya bersama. Itu adalah momen magis yang ingin kami ciptakan,” tambah pihak penyelenggara.
Konsep acara yang intim di kafe-kafe pilihan dipilih untuk memudahkan interaksi antara musisi dan penonton, menciptakan suasana yang akrab layaknya berkumpul bersama teman lama.
Informasi Acara
Bagi masyarakat di Yogyakarta dan Semarang yang ingin merasakan pengalaman time-travel musikal ini, informasi lebih lanjut mengenai pembelian tiket dan rundown acara dapat diakses melalui media sosial resmi:
- Instagram: @kaset80an
- TikTok: @kaset80an
Dengan tagar #RetroGrooveTour2026 dan #ClassicTunesTimelessMemories, Kaset80an berharap dapat terus melestarikan warisan budaya musik Indonesia sambil menciptakan kenangan baru yang tak terlupakan.
.












