Vertanews/JAKARTA – PT Panen Makmur Bersama (PMB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung modernisasi sektor pertanian nasional melalui penyediaan alat dan mesin pertanian berkualitas. Salah satu produk unggulannya, traktor PMB XL504, hadir sebagai solusi mekanisasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi beban kerja petani di lapangan.
Marketing Manager PT Panen Makmur Bersama, Ferry Sulaiman, mengatakan perusahaan telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam menghadirkan mesin pertanian profesional yang telah dipercaya selama tiga generasi. Selain menyediakan produk berkualitas, PMB juga didukung layanan purna jual yang menjangkau berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Produk kami dikenal tangguh, efisien, dan andal. Selama lebih dari 30 tahun kami menghadirkan solusi mesin pertanian modern dengan kualitas profesional, mulai dari penyediaan produk hingga layanan purna jual yang menyeluruh sehingga pelanggan mendapatkan dukungan yang cepat, handal, dan berkelanjutan,” ujar Ferry.
Menurutnya, mekanisasi pertanian mampu meningkatkan kapasitas kerja secara signifikan. Bila pengolahan lahan secara manual hanya mampu menyelesaikan area yang terbatas dalam sehari, penggunaan traktor PMB XL504 memungkinkan pengolahan lahan mencapai sekitar lima hingga enam hektare per hari, tergantung kondisi lahan.
“Yang paling terasa adalah beban petani menjadi jauh lebih ringan. Pekerjaan membajak sawah yang sebelumnya menguras tenaga kini bisa diselesaikan lebih cepat dan lebih efisien,” katanya.
Ferry menjelaskan, harga traktor memang masih cukup tinggi bagi sebagian besar petani. Karena itu, perusahaan lebih banyak menyasar pengadaan melalui program pemerintah yang menyalurkan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani.
“Yang membeli traktor kami umumnya pemerintah. Nantinya pemerintah yang mendistribusikan ke berbagai daerah untuk membantu petani. Kami hanya menyediakan sarana, sedangkan mekanisme penyalurannya menjadi kewenangan pemerintah,” jelasnya.
Untuk mendukung partisipasi dalam pengadaan pemerintah, PMB telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi, termasuk sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Standar Nasional Indonesia (SNI), serta sertifikasi ISO.
“Semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Saat ini kami mulai menjalin komunikasi dan negosiasi dengan pemerintah. Sebelum pengadaan dilakukan, biasanya mereka juga meminta demonstrasi unit untuk melihat langsung performa traktor di lapangan,” ungkap Ferry.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 50 unit traktor PMB telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Salah satu wilayah yang telah menggunakan produk tersebut adalah Papua, di mana sebanyak tiga unit dibeli oleh pihak swasta. Selain itu, perusahaan juga telah melakukan berbagai uji coba penggunaan alat di sejumlah daerah, termasuk Lampung dan Papua, sebagai bagian dari pengenalan teknologi mekanisasi pertanian.
Selain traktor, PT Panen Makmur Bersama juga menyediakan berbagai mesin pertanian lainnya, termasuk mesin panen untuk mendukung proses budidaya hingga pascapanen.
Adapun PMB XL504 merupakan traktor pertanian serbaguna yang memadukan tenaga, efisiensi, dan kemudahan pengoperasian. Traktor ini menggunakan mesin diesel empat silinder berpendingin air dengan kemampuan menghasilkan gaya tarik (drawbar pull) sebesar 13,4 kN. Sistem transmisinya terdiri atas 8 percepatan maju dan 8 percepatan mundur, sehingga memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai jenis pekerjaan pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga aktivitas budidaya lainnya.
Ferry berharap kehadiran mekanisasi pertanian dapat mempercepat transformasi sektor pertanian Indonesia dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
“Harapan kami sederhana, semoga alat-alat yang kami hadirkan benar-benar membantu petani Indonesia, meringankan pekerjaan mereka, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tutupnya.












