Berita  

Istigasah Kubro Kampung Family Doakan 3 Pahlawan TNI Gugur di Lebanon, Jutaan Umat Diundang Bersatu dalam Harap

JAKARTA, VertaNews.com – Suasana khidmat akan menyelimuti Kampung Family, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/4/2026) malam. Muhammad Rofi’i Muchlis atau yang akrab disapa Cak Ofi, Owner Kampung Family sekaligus Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), menggelar Istigasah Kubro sebagai bentuk doa kolektif bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan gerakan spiritual lintas batas yang mengusung pesan universal: perdamaian dunia.

“Doa adalah Senjata Tertinggi”: Cak Ofi Ajak Umat Ketuk Pintu Langit

Dalam keterangannya, Cak Ofi menekankan bahwa istigasah ini merupakan ikhtiar batin untuk meredam eskalasi konflik global, khususnya di Timur Tengah.

“Di tengah dunia yang semakin panas, kita percaya bahwa doa adalah senjata tertinggi. Malam ini, kita kumpulkan hati, kita satukan niat: memohon kepada Allah SWT agar bumi ini dijauhkan dari pertumpahan darah dan diberi ketenangan yang hakiki,” ujar Cak Ofi, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan mendalam atas pengorbanan prajurit TNI yang gugur dalam tugas kemanusiaan.

“Mereka adalah pahlawan yang memilih jalan damai. Kita doakan agar amal ibadah mereka diterima, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan misi perdamaian yang mereka perjuangkan tidak sia-sia,” tambahnya.

Tausiyah Spesial: Fiqh Kontemporer di Tengah Geopolitik Global

Istigasah yang digagas bersama Majelis Ulama Nusantara (MUN) ini akan menghadirkan KH. Alawi Nurul Alam, ulama dan penulis karya-karya fiqh kontemporer, sebagai pemberi tausiyah utama.

Dalam ceramahnya, KH. Alawi akan mengulas dinamika geopolitik Timur Tengah dari perspektif keilmuan Islam, sekaligus menegaskan tanggung jawab spiritual umat dalam merespons konflik global.

“Umat Islam tidak boleh diam. Kita harus paham konteks dunia, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin. Doa dan ilmu harus berjalan beriringan,” pungkas KH. Alawi dalam sesi pra-acara.

Dukungan Luas: “Ini Gerakan yang Dibutuhkan Zaman”

Antusiasme terhadap acara ini mengalir dari berbagai kalangan. Ahmad Mujib, Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Tangerang, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Cak Ofi.

“Di saat banyak orang sibuk dengan perdebatan, Cak Ofi justru mengajak kita kembali ke esensi: bersimpuh kepada Allah. Ini gerakan yang sangat dibutuhkan zaman. Saya dukung 100 persen,” ungkap Ahmad Mujib.

Ia juga memuji konsistensi Cak Ofi dalam menggabungkan aksi sosial dengan pendekatan spiritual.

“Beliau membuktikan bahwa dakwah tidak harus kaku. Dengan hati, dengan teknologi, dengan kebersamaan pesan perdamaian bisa menjangkau siapa saja, di mana saja,” tambahnya.

Siaran Global: Doa Tanpa Batas Geografis

Salah satu fitur unggulan istigasah kali ini adalah siaran langsung (live streaming) yang dapat diakses oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia. Cak Ofi menilai ini sebagai bukti bahwa spiritualitas dan teknologi dapat bersinergi untuk kebaikan yang lebih luas.

“Dulu, doa hanya terkumpul di satu masjid. Kini, dengan satu klik, hati dari Jakarta hingga Kabul bisa bersatu dalam satu frekuensi: memohon rahmat Allah untuk dunia,” jelas Cak Ofi.

Panitia memastikan kualitas siaran optimal agar jemaah daring dapat mengikuti setiap rangkaian acara dengan khusyuk, mulai dari pembacaan shalawat, istigasah, hingga tausiyah.

Terbuka untuk Umum: Mari Hadir, Mari Berdoa

Panitia mengundang seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang untuk hadir langsung di Kampung Family atau mengikuti secara daring. Tidak ada pungutan biaya; yang diminta hanyalah kehadiran hati dan niat tulus untuk mendoakan perdamaian.

“Kami tidak membatasi siapa pun. Siapa saja yang rindu dunia yang lebih damai, silakan bergabung. Karena pada akhirnya, perdamaian bukan milik satu golongan, tapi hak seluruh umat manusia,” tutup Cak Ofi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *