Bogor – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Bogor. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Kabupaten Bogor dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan event nasional dan internasional Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II Mendunia yang akan digelar di Masjid Raya Nurul Wathon.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang menghadirkan Ketua Umum Masjid Raya Nurul Wathon Bogor sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, H. Ajat Rochmat Jatnika, Ketua DMI Kabupaten Bogor H. TB. Irwan Kurniawan, Ketua Panitia Nasional Munawar Fuad Noeh, serta Ketua Bidang Ri’ayah Masjid Nurul Wathon, H. Nunu.Dalam keterangannya, H. Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor sebagai penyelenggara kegiatan berskala nasional dan internasional tersebut.“Kami bersyukur bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Bogor. Masjid Raya Nurul Wathon dipercaya menjadi pusat pelaksanaan berbagai program nasional dan internasional yang akan digelar pada 16 Juni 2026 bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544,” ujarnya.Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Bogor, H. TB. Irwan Kurniawan menilai Kabupaten Bogor layak mendapatkan kepercayaan tersebut karena dinilai berhasil menunjukkan kemajuan pembangunan, termasuk dalam bidang keagamaan dan kemasjidan.“Bogor terus menunjukkan prestasi pembangunan yang membanggakan, termasuk dalam penguatan mental spiritual masyarakat. Kehadiran Masjid Raya Nurul Wathon menjadi salah satu role model masjid terbaik yang diharapkan dapat menjadi contoh nasional,” paparnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya mendapat arahan langsung dari Bupati Bogor untuk memperkuat pembangunan umat dan tata kelola kemasjidan di Kabupaten Bogor.“DMI Kabupaten Bogor bersama seluruh pihak terkait terus mendorong terwujudnya Bogor sebagai teladan Program Satu Data Masjid Indonesia beserta pemberdayaannya,” tambahnya.Di sisi lain, Ketua Panitia Nasional, Munawar Fuad Noeh, menegaskan bahwa Tahun Baru Islam bukan hanya momentum perayaan, tetapi juga sarana muhasabah dan perbaikan diri.“Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat Allah SWT sekaligus melakukan introspeksi dan hijrah menuju perubahan yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.Dalam konferensi pers tersebut, panitia juga meluncurkan sejumlah program nasional dan internasional dalam rangka Tasyakuran dan Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, di antaranya:Grand Final dan Penyerahan Hadiah Mega Event Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II Mendunia dengan hadiah berupa ibadah umrah, dana pembinaan, hampers, sertifikat, hingga piala kehormatan;Launching Program Nasional Satu Data Masjid Indonesia Terintegrasi;Gerakan Nasional Masjid Berbasis Unit Pengumpulan Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat;Program Nasional Transformasi Digital Manajemen Masjid Indonesia;Bazar Produk UMKM dan Industri Halal bertajuk Masjid Preneur dan Serambi Masjid.
Panitia juga melanjutkan kemitraan strategis dengan berbagai lembaga nasional, di antaranya Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, Dewan Masjid Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, hingga Televisi Republik Indonesia sebagai media partner.Selain itu, masyarakat Indonesia di dalam maupun luar negeri diajak berpartisipasi dalam ajang Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II dengan mengirimkan video kreatif gema azan bertema “Persaudaraan, Damai dan Harmoni untuk Semesta”.Pendaftaran dan pengiriman karya dibuka mulai 17 Mei hingga 7 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, dengan hadiah menarik berupa ibadah umrah, wisata religi, uang pembinaan, hampers, sertifikat, dan piala penghargaan.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi panitia di nomor 0857-1439-1404 atau melalui tautan berikut:forms.gle Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat syiar Islam dan persaudaraan umat di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.Kontak Panitia:H. TB. Irwan Kurniawan, SE., MSi – Ketua Panitia Daerah: 0813-1436-8222Munawar Fuad Noeh – Ketua Panitia Nasional: 0858-1515-1515




