Purworejo , VertaNews.com – Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti insiden kebakaran yang melanda area parkir karyawan PT Arami Jaya di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah, pada Kamis, 14 Mei 2026 pagi.
Dalam unggahan Instagram @merapi_uncover, pada hari yang sama, terlihat kobaran api yang menghanguskan area parkir ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik ban tersebut.
“Kebakaran hebat hanguskan pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo,” tulis postingan tersebut.
Hingga kini, dilaporkan tidak ada korban jiwa atas insiden ini, namun menyebabkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut kesaksian karyawan di pabrik ban tersebut, peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas kerja sedang berlangsung.
Api dengan cepat membesar karena kondisi parkiran yang padat dan jarak antar kendaraan sepeda motor yang tergolong berdekatan.
Sekuriti: Karyawan Teriak-teriak Ada Asap
Secara terpisah, Petugas keamanan atau sekuriti PT Arami Jaya, Pujiyanto menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui setelah ada karyawan yang melihat asap dari area parkir lantai atas.
“Awalnya ada karyawan teriak-teriak ada asap dari parkiran atas,” kata Pujiyanto di lokasi kejadian, Purworejo, pada Kamis, 14 Mei 2026.
“Saya langsung naik ke parkiran atas. Begitu sampai di atas, api sudah besar dan membakar 1 sampai 2 motor,” tambahnya.
Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Dalam insiden ini, api diduga berasal dari 2 sepeda motor di area parkir sebelah utara.
Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Pujiyanto sebagai sekuriti di pabrik ban itu lantas mengungkap dugaan adanya korsleting listrik atas peristiwa kebakaran tersebut.
“Entah dari korsleting listrik atau dari mana kami belum tahu. Saat kami naik, api sudah ada di motor dan sudah besar,” terangnya.
Ratusan Motor Parkir Rapat-rapat
Saat itu, petugas keamanan bersama sejumlah karyawan lain juga sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),
Meski begitu, kobaran api yang besar telah merembet ke kendaraan lain.
“Motor parkirnya rapat-rapat, jadi api cepat menyebar. Sudah tidak bisa ditangani dengan APAR,” jelas Pujiyanto.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas berwenang ihwal penyebab pasti kebakaran di pabrik ban Purworejo, Jawa Tengah tersebut.












