Film  

“Ketok Mejik” Tawarkan Komedi Sarat Makna tentang Persahabatan dan Harapan di Tengah Himpitan Hidup

“Ketok Mejik” Tawarkan Komedi Sarat Makna tentang Persahabatan dan Harapan di Tengah Himpitan Hidup

JAKARTA – Di balik gelak tawa yang dihadirkan, film Ketok Mejik membawa cerita tentang persahabatan, perjuangan, dan harapan yang tumbuh dari sebuah bengkel sederhana. Film produksi HAHA Production bersama AZ Films dan Kita Films ini resmi merilis poster serta trailer perdana di Plaza Senayan XXI, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026), menjelang penayangannya di bioskop pada 13 Agustus 2026.
Mengangkat kehidupan tiga sahabat pemilik bengkel, Ketok Mejik mengisahkan Ben, Made, dan Saged yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika usaha yang mereka bangun berada di ambang kehancuran akibat lilitan utang. Di tengah kondisi tersebut, mereka menemukan secercah harapan melalui sebuah “palu sakti” peninggalan leluhur yang diyakini mampu mengubah nasib.

Namun, di balik unsur fantasi yang menjadi pemantik cerita, sutradara Yogi S. Calam menegaskan bahwa film ini lebih banyak berbicara mengenai hubungan antarmanusia.
“Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Setiap orang pasti pernah berada di titik sulit, tetapi yang membuat kita bertahan adalah orang-orang yang tetap memilih berjalan bersama. Itulah yang menjadi napas utama film ini,” ujar Yogi.

Ia menambahkan, trailer sengaja hanya memperlihatkan sebagian kecil perjalanan para tokoh agar penonton masih memiliki banyak kejutan ketika menyaksikan film secara utuh di layar lebar.

Film ini memadukan humor khas para pemain dengan konflik yang relevan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang harus bertahan menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Interaksi Ben, Made, Saged, serta karakter-karakter lain di bengkel menjadi gambaran bahwa solidaritas sering kali menjadi modal terbesar ketika keadaan tidak berpihak.
Produser Handoko mengatakan Ketok Mejik dikembangkan sebagai tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan pesan tentang pentingnya saling mendukung dalam menghadapi persoalan hidup.
“Kami berharap penonton bukan hanya pulang dengan membawa tawa, tetapi juga merasakan hangatnya persahabatan yang menjadi kekuatan utama para karakter. Film ini sederhana, tetapi memiliki pesan bahwa harapan selalu ada selama kita tidak menyerah dan tetap bersama,” kata Handoko.

Selain dibintangi Ananta Rispo, Tara Budiman, dan Dodit Mulyanto sebagai tiga tokoh utama, film ini turut menghadirkan Ersya Aurelia, Agus Kuncoro, Arief Didu, Berliana Lovell, Chika Waode, Vidi Bule, hingga Lolox yang memperkaya dinamika cerita.

Didukung Show Token, Iscorpio, dan EsaFX, Ketok Mejik menjadi salah satu film komedi Indonesia yang memadukan unsur drama, fantasi, dan realitas kehidupan masyarakat dalam satu cerita yang ringan sekaligus emosional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *