ASOPS PANGKORMAR HADIRI SIDANG WANBANGOPSTIK LXXXI TA 2026
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Asisten Operasi (Asops) Panglima Korps Marinir Brigadir Jenderal TNI (Mar.) Arief Rahman Hendrata Anggoro Jati, S.E., CTMP., M.M., didampingi Perwira Staf Ahli Panglima Korps Marinir Bidang Operasi (Sahli A Bid Ops Pangkormar) Kolonel Marinir Didiet Hendra Wijaya, M.Mp., dan dan Perwira Staf Operasi Kormar menghadiri Sidang Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik (Wanbangopstik) LXXXI Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Mako Pushidrosal, Jakarta, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan forum pembahasan dan pengembangan bidang operasi serta taktik TNI Angkatan Laut yang diikuti oleh peserta secara tatap muka maupun melalui video conference (vicon). Sidang Wanbangopstik dilaksanakan untuk menyusun dan menyempurnakan piranti lunak berupa petunjuk referensi dan pedoman sebagai acuan dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi dan latihan.
Dalam sidang tersebut dibahas tiga konsep naskah strategis, yaitu Pedoman Penyelenggaraan Operasi Amfibi, Petunjuk Referensi Pemetaan untuk Kepentingan Militer, serta Petunjuk Referensi Pembuatan Direktif Operasi di Lingkungan TNI Angkatan Laut. Pembahasan tersebut bertujuan menghasilkan dokumen yang sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis serta kebutuhan organisasi.
Dalam sambutan Asops Kasal yang dibacakan Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Waasops Kasal) Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza, S.E., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan bahwa Sidang Wanbangopstik menjadi wadah untuk merumuskan, mengkaji, dan mengembangkan konsep operasi serta taktik peperangan matra laut secara berkelanjutan. Pembaruan piranti lunak diperlukan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika tugas TNI Angkatan Laut.
Kehadiran Asops Pangkormar Brigadir Jenderal TNI (Mar.) Arief Rahman Hendrata Anggoro Jati, S.E., CTMP., M.M., dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Korps Marinir terhadap proses pengembangan doktrin, operasi, dan latihan TNI Angkatan Laut. Melalui sidang ini diharapkan menghasilkan pedoman yang aplikatif guna mendukung peningkatan kesiapan operasional satuan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.












