Konser Akbar Monas 2026 Kembali Digelar, Aula Simfonia Jakarta Hadirkan Pertunjukan Musik Klasik Gratis untuk Masyarakat
JAKARTA — Aula Simfonia Jakarta (ASJ) kembali menghadirkan Konser Akbar Monas 2026, sebuah pertunjukan musik klasik berskala besar yang terbuka gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Acara ini akan digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 18.30 WIB di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Konser ini akan menampilkan lebih dari 200 musisi dan penyanyi dari Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) dan Jakarta Oratorio Society (JOS), dengan repertoar yang memadukan karya-karya agung musik klasik dunia serta lagu-lagu kebangsaan Indonesia. Mengusung konsep pertunjukan ruang terbuka bertaraf internasional, Konser Akbar Monas 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan musik klasik berkualitas kepada masyarakat luas tanpa pungutan biaya dan tanpa registrasi.
Konser Akbar Monas telah menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan publik sejak pertama kali digelar pada 2019. Setelah kembali diselenggarakan pada 2022 dan 2023, ajang ini kini hadir untuk keempat kalinya sebagai perayaan musik klasik yang inklusif, ramah keluarga, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Dalam tiga edisi sebelumnya, Konser Akbar Monas telah menarik lebih dari 80.000 pengunjung, menjadikannya salah satu konser musik klasik ruang terbuka terbesar di Indonesia.
Pendiri sekaligus Konduktor Aula Simfonia Jakarta, Jakarta Simfonia Orchestra, dan Jakarta Oratorio Society, Stephen Tong, mengatakan bahwa Konser Akbar Monas bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman artistik kelas dunia kepada masyarakat Indonesia di ruang publik yang terbuka.
“Kami telah menyaksikan sendiri bagaimana musik klasik mampu menyentuh hati penonton di berbagai belahan dunia, dari Tokyo hingga New York. Kini saatnya semangat yang sama kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia, di panggung terbuka yang menjadi milik kita semua, di kaki Monas,” ujar Stephen Tong.
Momentum Konser Akbar Monas 2026 juga terasa istimewa karena digelar setelah JSO dan JOS menyelesaikan Grand Concert Tour: The Symphonic Voyage from Indonesia 2025. Dalam tur tersebut, kedua ansambel tampil di sejumlah panggung musik dunia, antara lain Muza Kawasaki Symphony Hall di Jepang, Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Carnegie Hall di New York, Marian Anderson Hall di Philadelphia, serta The Music Center at Strathmore di Washington D.C. Pengalaman internasional tersebut kini dibawa pulang untuk dipersembahkan kepada publik Indonesia melalui konser gratis di jantung ibu kota.
Monas dipilih sebagai lokasi konser karena dinilai merepresentasikan persatuan dan identitas bangsa. Selain menyediakan sekitar 7.000 kursi bagi penonton, panitia juga mempersilakan masyarakat membawa tikar sendiri untuk menikmati konser dari area kawasan Monas. Tidak ada batasan usia, tidak ada tiket, dan tidak ada sekat, sehingga seluruh keluarga dapat menikmati pertunjukan bersama dalam suasana yang terbuka dan akrab.
Bagi penyelenggara, Konser Akbar Monas lebih dari sekadar konser tahunan. Acara ini diposisikan sebagai gerakan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang melalui keindahan musik klasik.
Tradisi yang dimulai sejak 2019 ini diharapkan terus menumbuhkan apresiasi publik terhadap musik klasik, sekaligus menginspirasi generasi baru untuk lebih dekat dengan seni dan budaya.
Sebagai penyelenggara, Aula Simfonia Jakarta dikenal sebagai gedung konser musik klasik pertama di Indonesia dengan akustik bertaraf internasional. Didirikan oleh Stephen Tong dan dibuka pada 2009, ASJ secara rutin menyelenggarakan berbagai pertunjukan, mulai dari konser simfoni, oratorio, hingga Family Concert yang dirancang agar musik klasik dapat dinikmati keluarga dan anak-anak.
Sementara itu, Jakarta Simfonia Orchestra merupakan orkestra profesional yang berbasis di Aula Simfonia Jakarta dan didirikan pada 2009. JSO secara konsisten tampil dalam konser-konser reguler di ASJ serta telah menorehkan jejak di panggung internasional. Adapun Jakarta Oratorio Society, yang didirikan Stephen Tong pada 1986, merupakan paduan suara dengan anggota dari berbagai daerah di Indonesia yang selama ini aktif membawakan karya-karya klasik, oratorio, hingga komposisi Indonesia dan mancanegara.
Dengan semangat keterbukaan, kualitas artistik, dan misi budaya yang kuat, Konser Akbar Monas 2026 diharapkan kembali menjadi ruang perjumpaan masyarakat dengan musik klasik dalam suasana yang meriah, hangat, dan berkelas. Publik cukup datang langsung ke kawasan Monas pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 18.30 WIB, mengajak keluarga maupun sahabat, dan menikmati pertunjukan musik klasik dunia secara gratis di bawah langit Jakarta.
