Aliansi Astacita Merah Putih 08 Deklarasikan Dukungan untuk Program Astacita Prabowo-Gibran di Gedung Juang 45

Aliansi Astacita Merah Putih 08 Deklarasikan Dukungan untuk Program Astacita Prabowo-Gibran di Gedung Juang 45

Jakarta, 3 Juli 2026 — Sejumlah seniman, tokoh politik, tokoh masyarakat, relawan, dan komunitas lintas sektor berkumpul di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026), dalam kegiatan konsolidasi dan dharma bakti sosial yang digelar oleh Aliansi Astacita Merah Putih 08. Kegiatan ini dirangkaikan dengan santunan anak yatim piatu, doa kebangsaan, silaturahmi, serta pentas seni dan budaya sebagai bentuk dukungan terhadap program-program kerakyatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Acara yang dihadiri sekitar 200 peserta undangan dan 50 anak yatim penerima santunan tersebut menjadi momentum deklarasi dukungan terhadap visi Astacita, 17 program prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejumlah program strategis yang disorot antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, serta hilirisasi pertanian.

Ketua Umum sekaligus Koordinator Aliansi Astacita Merah Putih 08, Hendi Lesmana, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata keterlibatan relawan dan masyarakat dalam mengawal agenda pembangunan pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.
“Puji syukur siang ini kita semua diberikan kesehatan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi relawan dan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal program-program Presiden Prabowo Subianto. Kami ingin memastikan program-program kerakyatan ini sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hendi Lesmana dalam sambutannya.
Menurut Hendi, salah satu program yang paling menyentuh kebutuhan masyarakat adalah Sekolah Rakyat, yang dinilai memberi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk anak yatim piatu, anak asuh, dan anak-anak jalanan agar mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
“Anak-anak yatim piatu, anak-anak asuh saya, hingga anak-anak pengamen, insyaallah tahun ini bisa masuk ke Sekolah Rakyat. Ini adalah bukti nyata bahwa Presiden Prabowo Subianto benar-benar mencintai rakyatnya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Aliansi Astacita Merah Putih 08 akan terus memperluas konsolidasi hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Melalui gerakan ini, pihaknya ingin hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk di kawasan-kawasan marginal dan pelosok, untuk mendorong akses pendidikan, layanan kesehatan, dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Insyaallah kami akan lebih konsisten dalam berjuang dan membersamai Pak Prabowo. Kami siap mengawal program-program beliau agar target pembangunan dalam periode ini dapat tercapai dengan baik,” tegas Hendi.

Dukungan terhadap program pemerintah juga datang dari kalangan seniman. Ricky Tamba, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyebut kegiatan dharma bakti sosial dan pentas seni ini sebagai bukti konkret bahwa masyarakat benar-benar mencintai Presiden Prabowo dan mendukung langkah-langkah pemerintah melalui aksi nyata, bukan sekadar narasi.
“Ini adalah contoh konkret bagaimana rakyat benar-benar cinta Pak Prabowo. Jadi tidak benar berbagai disinformasi, fitnah, dan kebencian yang terus dihembuskan setiap hari. Rakyat yang tergabung dalam Aliansi Astacita Merah Putih 08 membuktikan dukungan itu melalui puisi, lagu, orasi politik, dan aksi sosial di tengah masyarakat,” ujar Ricky.

Dalam kesempatan itu, Ricky juga menampilkan pembacaan puisi berjudul “Bapak, Terbuat dari Apa Hatimu?” sebagai bagian dari pertunjukan seni budaya yang mewarnai kegiatan.
Sementara itu, seniman sekaligus Ketua Umum Lembaga Pusaka Senibumi Nusantara (LPSN), Erlyn Suzan, menilai Astacita sebagai program yang tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter generasi bangsa agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi anak, Erlyn Suzan bersama panitia membagikan susu kepada anak-anak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Program Astacita harus kita dukung bersama karena menyentuh masa depan anak-anak Indonesia. Dengan gizi yang baik, anak-anak kita bisa tumbuh sehat, berpikir jernih, dan menjadi generasi unggul bagi bangsa,” ujar Erlyn.

Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Gus Faqih, dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya pengawalan terhadap implementasi program pemerintah, termasuk program Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut pengawasan publik sangat dibutuhkan agar program strategis pemerintah tidak disalahgunakan di lapangan.
“Ketika kami mendapati ada program yang salah sasaran dan ada titik SPPG yang diperjualbelikan, kami langsung melaporkannya kepada Presiden Prabowo. Alhamdulillah, responsnya cepat dan langsung ditindaklanjuti,” kata Gus Faqih.
Dukungan juga datang dari kalangan generasi muda. Putri Indonesia Sumatera Utara 2023, Tabitha Napitupulu, menyebut kegiatan tersebut sebagai representasi pemerintahan yang inklusif dan kolaboratif. Menurutnya, sinergi antara seniman, tokoh masyarakat, relawan, dan komunitas merupakan modal penting untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap rekan-rekan seniman, politikus, tokoh masyarakat, dan semua elemen bisa menjadi representasi untuk mewujudkan rakyat sejahtera dari semua kalangan dan strata ekonomi, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Tabitha.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan berbagai komunitas dan organisasi, di antaranya LPSN, Kader 08, Kader Putra Hambalang, komunitas YouTuber, tokoh adat dan kerajaan Nusantara yang diwakili Ketua Umum Dekkan, komunitas bajaj, PEMSI, serta GMNU.

Dalam kesempatan itu, Aliansi Astacita Merah Putih 08 juga membacakan lima pernyataan sikap sebagai bentuk komitmen kebangsaan, yakni:
Mendukung penuh seluruh program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat sesuai visi-misi Astacita, 17 program prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, hilirisasi pertanian, dan program strategis lainnya.
Berkomitmen mengawal dan mendukung suksesnya program-program unggulan pemerintah melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung stabilitas nasional demi pembangunan yang berkeadilan.
Menolak dan melawan segala bentuk disinformasi, fitnah, kebencian, serta intervensi neokolonialisme dan neoliberalisme yang berupaya memecah belah bangsa.

Mendoakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar senantiasa sehat, amanah, dan diberi kekuatan dalam memimpin perjuangan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Di penghujung acara, Hendi Lesmana mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kolaborasi dan kebersamaan dalam mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat.
“Kami mohon dukungan dari seluruh sahabat, relawan, seniman, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa. Mudah-mudahan ini menjadi kolaborasi besar Aliansi Astacita Merah Putih 08 dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Indonesia yang lebih sejahtera. Merdeka!” seru Hendi, yang disambut teriakan “Merdeka!” oleh seluruh peserta.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat gotong royong, sekaligus menegaskan komitmen Aliansi Astacita Merah Putih 08 untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui gerakan sosial, seni budaya, dan pengawalan program-program kerakyatan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *