Serang, VertaNews.com – Polda Banten memulai pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kampung Jagabaya, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (23/6).
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.”
Rumah yang dibedah merupakan milik Mohamad Sidik, warga yang selama ini tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan.
Selain membangun rumah baru, Polda Banten juga menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Kapolda Banten, Hengki, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung.
“Ketika kita membantu menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sesungguhnya kita sedang membantu menghadirkan harapan baru bagi sebuah keluarga,” kata Hengki dalam sambutannya.
Menurut Hengki, tugas Polri tidak berhenti pada aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.
Polri, kata dia, juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi persoalan kemanusiaan.
Program bedah rumah tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk konkret pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan saat menjaga keamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Polda Banten turut menggandeng PT Indah Kiat sebagai mitra kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program sosial tersebut.
Kapolda menilai sinergi antara institusi negara dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan program kemanusiaan bagi masyarakat.
Pembangunan rumah Mohamad Sidik ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu.
Setelah rampung, keluarga penerima bantuan akan menempati rumah baru yang lebih aman, sehat, dan layak huni.
Selain pembangunan rumah, pembagian 100 paket sembako dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Banten untuk memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Polri berupaya menunjukkan bahwa fungsi pelayanan publik tidak hanya diwujudkan dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Menutup kegiatan, Hengki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial.
“Kehadiran kita akan bermakna ketika mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat itu yang harus terus kita jaga bersama,” ujarnya. (GMO)












