JAKALCER FEST 2026 Ubah Pasar Seni Ancol Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Menuju 500 Tahun Jakarta
Jakarta, 18 Juni 2026 — Menyambut momentum menuju 5 abad Kota Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menghadirkan JAKALCER FEST 2026 (Jakarta Art, Culture & Creative Festival) yang akan berlangsung pada 19–28 Juni 2026 di Pasar Seni Ancol.
Festival ini menjadi langkah strategis untuk mengembalikan denyut Pasar Seni sebagai ruang hidup bagi ekosistem seni, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta. Tidak sekadar menjadi lokasi kegiatan, Pasar Seni diposisikan kembali sebagai titik temu ide, karya, komunitas, dan peluang.
Mengangkat tema “Seamphony of The Arts”, JAKALCER FEST menghadirkan konsep yang menyatukan berbagai elemen kreatif dalam satu perayaan kolaboratif. Seniman, komunitas, pelaku UMKM, generasi muda, hingga masyarakat umum diajak terlibat dalam pengalaman yang menempatkan kreativitas sebagai penggerak utama.
Selama sepuluh hari penyelenggaraan, festival menghadirkan tiga pengalaman utama yakni Art Performing, Art Market, dan Art Kuliner. Pengunjung akan menikmati pertunjukan seni dan musik, pameran karya kreatif, workshop interaktif, bazar UMKM, serta ragam kuliner Nusantara dan Betawi yang memperkuat identitas budaya Jakarta.
JAKALCER FEST 2026 juga membuka ruang ekspresi yang lebih luas melalui berbagai kompetisi komunitas, antara lain Live Graffiti, Drummer Competition, Magician Competition, Pantomime Competition, Singing Competition, Rap Competition, Dance Competition, hingga Stand Up Comedy Competition. Kehadiran kompetisi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap lahirnya talenta dan karya baru dari komunitas kreatif.
Festival ini turut diramaikan oleh penampilan Efek Rumah Kaca, Magicpie, The Banery, Skandal, Biru Baru, dan Sukses Lancar Rejeki serta kolaborasi dengan IMARINDO, Federasi Youth Band Indonesia, Persatuan Seniman Komedi Indonesia, dan Lembaga Kebudayaan Betawi.
Direktur ancol.com, Rahmaniar, menegaskan bahwa kebangkitan Pasar Seni membutuhkan ruang yang terbuka terhadap kolaborasi dan partisipasi publik.
“Kami ingin Pasar Seni kembali menjadi tempat yang melahirkan karya, mempertemukan komunitas, dan memberi ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif Jakarta. JAKALCER menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa seni dan budaya tetap relevan sebagai bagian dari wajah kota masa depan.”












